๐ Asholatu Imadudin Tulisan Arab
Shalatadalah hal yang utama bagi kita umat muslim. Terutama shalat lima waktu, karena dalam suatu hadist, Rasulullah mengatakan: "Asholatu Imanuddin" atau "Shalat itu adalah tiangnya agama" Ibarat bangunan, maka rasanya mustahil suatu bangunan akan berdiri kokoh tanpa adanya tiang sebagai penopang bangunan itu.
assholatu'imaduddin Faman aqomaha waqod aqomaddin Faman tarokaha waqod hadamaddin. Artinya : "Sholat Adalah Cagak Agama, Barang siapa yang mendirikannya maka ia sudah mendirikan agama, Dan barang siapa yang meninggalkannya maka dia sudah menghancurkan agama".
. โ Kumpulan hadist tentang sholat wajib dan sunnah. Setiap umat Islam wajib menjalankan sholat 5 waktu, yang terdiri dari sholat subuh hingga sholat isya. Jumlah total yang wajib dikerjakan adalah 17 rakaat, mulai dari pagi hingga malam hari. Selain itu, umat Islam juga bisa memperbanyak amalan dari sholat dengan menunaikan sejumlah sholat sunnah, misalnya sholat tahajud, sholat dhuha, dan masih banyak lagi. Meski tidak wajib, namun bila menunaikannya insyaallah kita akan mendapat lebih banyak Alquran dijelaskan bahwa sholat itu adalah tiang agama. Barangsiapa meninggalkannya, dianggap tiang agamanya telah roboh dan ia tidak lagi beragama Islam. Barangsiapa mengusik orang yang tengah sholat, juga akan mendapat dmeikian dibahas dalam berbagai hadist, ada banyak penjelasan mengenai pentingnya menunaikan ibadah sholat sunnah atau sholat wajib yang harus dilakukan oleh manusia. Di sini kami akan membagikan kumpulan hadist shahih mengenai sholat, silahkan Hadist Tentang Ibadah Sholat1. Hadist Pertama2. Hadist Kedua3. Hadist Ketiga4. Hadist Keempat5. Hadist Kelima6. Hadist Keenam7. Hadist Ketujuh8. Hadist Kedelapan9. Hadist Kesembilan10. Hadist KesepuluhDaftar Hadist Tentang Ibadah SholatLangsung saja berikut di bawah ini adalah kumpulan daftar hadist shahih mengenai sholat yang lengkap, dirangkum dari berbagai sumber, bacaan ditulis dalam bahasa Arab, latin, dan terjemahan Indonesia yang Hadist Pertamaููุงูู ุงููููุจูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู
ู {ุจููููู ุงููุฅุณูููุงู
ู ุนูููู ุฎูู
ูุณู ุดูููุงุฏูุฉู ุฃูู ูุงู ุงูููฐูู ุงููุงูู ุงูููู ููุฃูููู ู
ูุญูู
ููุฏูุง ุฑูุณููููู ุงููููุ ููุฅููุงู
ู ุงูุตููููุงุฉูุ ููุฅููุชูุงุกู ุงูุฒููููุงุฉูุ ููุญูุฌูู ุงููุจูููุชู ููุตูููู
ู ุฑูู
ูุถูุงูู}.ArtinyaNabi saw. bersabda, โIslam dibangun atas lima hal, bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan sungguh Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, haji ke baitullah, dan puasa Ramadhan.โ Hadis ini diriwayatkan oleh imam Ahmad, imam Al-Bukhari, imam Muslim, dan imam At-Tirmidzi dari sahabat Ibnu Umar Dan di dalam riwayat imam Muslim terdapat riwayat yang mendahulukan puasa daripada haji ke baitullah. Imam An-Nawawi Al-Bantani menjelaskan bahwa kesimpulan dari hadis tersebut adalah ibadah itu adakalanya ibadah qauli ucapan, yakni syahadat. Dan adapula ibadah ghairu qauli bukan ucapan, yakni ibadah tarki ibadah yang harus meninggalkan sesuatu, yakni puasa, ibadah fiโli atau badaniโ ibadah fisik yakni shalat, ibadah mali ibadah materi yakni zakat, dan ibadah badani wa maali ibadah yang terdiri dari fisik dan harta yakni Hadist Keduaููููุงูู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู
ู {ุตูููููุง ุฎูู
ูุณูููู
ู ููุฒูููููุง ุฃูู
ูููุงููููู
ู ููุตูููู
ูููุง ุดูููุฑูููู
ู ููุญูุฌูููุง ุจูููุชู ุฑูุจููููู
ู ุชูุฏูุฎูููููุง ุฌููููุฉู ุฑูุจููููู
ู ุจูุบูููุฑู ุญูุณูุงุจู}.ArtinyaNabi saw. bersabda, โShalatlah lima waktu kalian, zakatilah harta-harta kalian, puasalah di bulan Ramadhan kalian, hajilah ke rumah Tuhan kalian, kalian akan masuk ke surga Tuhan kalian dengan tanpa hisab.โ Berdasarkan penelusuran kami, hadis ini belum kami temukan sanad dan perawinya. Begitupun dalam penjelasan imam An-Nawawi Al-Bantani ketika mensyarah hadis ini tidak menyebutkan riwayat dan Hadist Ketigaููููุงูู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู
ู {ุงูุตูููุงุฉู ุนูู
ูุงุฏู ุงูุฏููููููุ ููู
ููู ุฃูููุงู
ูููุง ููููุฏู ุฃูููุงู
ู ุงูุฏูููููู ููู
ููู ุชูุฑูููููุง ููููุฏู ููุฏูู
ู ุงูุฏูููููู}.ArtinyaNabi saw. bersabda, โShalat itu tiangnya agama, siapa yang mendirikan shalat, maka ia telah menegakkan agama dan siapa yang meninggalkannya, maka ia telah menghancurkan agama.โ Berdasarkan penelusuran kami, hadis ini belum kami temukan sanad dan perawinya. Begitupun dalam penjelasan imam An-Nawawi Al-Bantani ketika mensyarah hadis ini tidak menyebutkan riwayat dan perawinya. Namun, kami menemukan riwayat dari imam Al-Baihaqi dari sahabat Umar dengan redaksi hanya As-Shalatu Imaaduddin Hadist Keempatููููุงูู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู
ู {ุงูู
ูุฑูุฃุฉู ุฅุฐูุง ุตููููุชู ุฎูู
ูุณูููุง ููุฒููููุชู ู
ูุงููููุง ููุตูุงู
ูุชู ุดูููุฑูููุง ููุญูุฌููุชู ุจูููุชู ุฑูุจููููุง ููุฃูุทูุงุนูุชู ุจูุนูููููุง ููุฃูุญูุตูููุชู ููุฑูุฌูููุง ุชูุฏูุฎููู ุฌููููุฉู ุฑูุจููููุง ู
ููู ุฃููู ุจูุงุจู ุดูุงุกูุชู}.ArtinyaNabi saw. bersabda, โWanita itu jika shalat lima waktu, menunaikan zakat hartanya, berpuasa di bulan Ramadhannya, berhaji di rumah Tuhannya, mentaati suaminya, dan menjaga kemaluannya, maka ia kan masuk ke dalam surga Tuhannya dari pintu manapun yang ia kehendaki.โ Imam An-Nawawi Al-Bantani ketika mensyarah hadis ini tidak menyebutkan riwayat dan perawinya. Namun, kami menemukan riwayat ini dengan redaksi sedikit berbeda tapi memiliki makna yang sama di dalam kitab Hilyatul Auliyaโ wa Thabaqaatul Asfiyaaโ karya imam Abu Nuโaim Al-Ashbahani dari sahabat Anas bin Malik sebagai ุฅูุฐูุง ุตููููุชู ุฎูู
ูุณูููุง ููุตูุงู
ูุชู ุดูููุฑูููุง ููุฃูุญูุตูููุชู ููุฑูุฌูููุง ููุฃูุทูุงุนูุชู ุฒูููุฌูููุง ููููุชูุฏูุฎููู ู
ููู ุฃูููู ุฃูุจูููุงุจู ุงููุฌููููุฉู ุดูุงุกูุชู5. Hadist Kelimaููููุงูู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู
ู {ููููููู ุดูููุกู ุนูููู
ู ููุนูููู
ู ุงููุฅูููู
ูุงูู ุงูุตููููุงุฉู}ArtinyaNabi saw. bersabda, โSegala sesuatu itu memiliki tanda, dan tandanya keimanan adalah shalat.โBerdasarkan penelusuran kami, hadis ini belum kami temukan sanad dan perawinya. Begitupun dalam penjelasan imam An-Nawawi Al-Bantani ketika mensyarah hadis ini tidak menyebutkan riwayat dan Hadist Keenamููููุงูู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู
ู {ุงุชูููููุง ุงูููู ููู ุงูุตููููุงุฉูุ ุงุชูููููุง ุงูููู ููู ุงูุตููููุงุฉูุ ุงุชูููููุง ุงูููู ููู ุงูุตููููุงุฉูุ ุงุชูููููุง ุงูููู ููููู
ูุง ู
ูููููุชู ุฃูููู
ูุงููููู
ูุ ุงุชูููููุง ุงูููู ููู ุงูุถููุนููููููููู ุงูู
ูุฑูุฃุฉู ุงููุฃูุฑูู
ูููุฉู ููุงูุตููุจูููู ุงููููุชูููู
ู}.ArtinyaNabi saw. bersabda, โBertaqwalah kepada Allah di dalam shalat, bertaqawalah kepada Allah di dalam shalat, bertaqwalah kepada Allah di dalam shalat, bertaqwalah kepada Allah di dalam harta-harta kalian miliki, bertaqwalah kepada Allah di dalam dua orang yang lemah, yakni wanita janda dan anak yatim.โ Hadis ini diriwayatkan oleh imam Al-Baihaqi dari Anas bin Malik. Imam An-Nawawi Al-Bantani mengatakan bahwa hadis ini termasuk derajat hadis hasan. Beliau juga menjelaskan bahwa maksud bertaqwa di dalam shalat adalah hendaknya kita memperhatikan shalat dengan mempelajari rukun, syarat, sunah haiat, sunnah abโadh shalat, serta melaksanakan shalat dengan tepat waktu. Adapun beliau mengulanginya tiga kali adalah untuk menekankan pentingnya memperhatikan masalah Hadist Ketujuhููููุงูู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู
ู {ุตูููููุง ููู
ูุง ุฑูุฃูููุชูู
ููููููู ุฃูุตูููููู}.ArtinyaNabi saw. bersabda, โShalatlah kalian sebagaimana kalian melihatku melaksanakan shalat.โ Hadis ini diriwayatkan oleh imam Al-Bukhari dari Malik bin Hadist Kedelapanููููุงูู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู
ู {ู
ููู ุชูุฑููู ุงูุตููููุงุฉู ู
ูุชูุนูู
ููุฏูุง ููููุฏู ููููุฑู ุฌูููุงุฑูุง}.ArtinyaNabi saw. bersabda, โSiapa yang meninggalkan shalat dengan sengaja, maka ia telah kafir dengan terang-terangan.โ Hadis ini diriwayatkan oleh imam Ath-Thabarani dari sahabat Anas bin Malik dan sanadnya Hadist Kesembilanููููุงูู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู
ู {ุงูุตููููููุงุชู ุงููุฎูู
ูุณู ูููููุงุฑูุฉู ููู
ูุง ุจูููููููููู ู
ูุง ุงุฌูุชูููุจูุชู ุงููููุจูุงุฆูุฑูุ ููุงููุฌูู
ูุนูุฉู ุฅููู ุงููุฌูู
ูุนูุฉู ูููููุงุฑูุฉู ููู
ูุง ุจูููููููู
ูุง ููุฒูููุงุฏูุฉู ุซููุงุซูุฉู ุฃูููุงู
ู}.ArtinyaNabi saw. bersabda, โShalat-shalat lima waktu itu pelebur dosa-dosa di antaranya selama dosa-dosa besar dijauhi dan jumat sampai jumat berikutnya itu pelebur dosa-dosa di antaranya ditambah tiga hari.โ Hadis ini diriwayatkan oleh imam Abu Nuaim Al-Ashbahani dalam kitab Hilyatul Auliyaโ wa Thabaqaatul Asfiyaaโ dari sahabat Anas bin Hadist Kesepuluhููููุงูู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู
ู {ู
ููู ุฌูู
ูุนู ุจููููู ุงูุตููููุงุชููููู ู
ููู ุบูููุฑู ุนูุฐูุฑู ููููุฏู ุฃุชูู ุจูุงุจูุง ู
ููู ุฃูุจูููุงุจู ุงููููุจูุงุฆูุฑู}.ArtinyaNabi saw. bersabda, โSiapa yang menggabungkan dua shalat dengan tanpa ada udzur maka ia sungguh telah mendatangi pintu dari pintu-pintu dosa.โ Hadis ini diriwayatkan oleh imam At-Tirmidzi dan imam Al-Hakim dari sahabat Ibnu Abbas dia sejumlah kumpulan hadist tentang sholat, hadist tentang sholat berjamaah, hadist sholat adalah tiang agama, hadits tentang tata cara sholat, hadist tentang sholat tepat waktu, dalil tentang sholat, hadist sholat anak tk, hadits tentang meninggalkan shalat, hadist keutamaan Hadist Shahih Tentang SombongHadist Tentang Kematian Itu Dekat SekaliDoa Setelah Sholat Menurut Muhammadiyah
Alhamdulillah, Shalawat dan Salam semoga tercurah kepada Nabi kita Muhammad, kepada keluarga, sahabat dan orang-orang yang mengikutinya dengan baik hingga akhir kaum muslimin di negara kita mengingkari sunnah at-tatswib pada adzan subuh. Padalah at-tatswib merupakan amal yang disyariatkan. Tulisan berikut ini merupakan beberapa nukilan dari para ulama tentang masalah at-tatswib dan jawaban atas syubhat-syubhat mereka yang mengingkari at-tatswib dan menganggapnya sebagai bidโ Qudamah โrahimahullah- berkata, โDisunnahkan pada adzan subuh mengucapkan โAsh-Shalatu khairum minan naumโ dua kali setelah mengucapkan, โHayya alal falahโini pendapat Ibnu Umar, Hasan Al Bashri, Ibnu Sirin, Az-Zuhri, Malik, Ats-Tsauri, Al Auzai, Ishaq, Abu Tsaur dan As-Syafiโi sebagaimana yang valid darinya.โ[1]Dalilnya adalah hadis Abu Mahdzurah, ia berkata, โWahai Rasulullah, ajarkanlah kepadaku sunnah adzan.โ Kemudian beliau menyebutkannya. Hingga beliau bersabda setelah ucapan โhayya alal falah.โ,ูุฅู ูุงู ุตูุงุฉ ุงูุตุจุญ ููุช ุงูุตูุงุฉ ุฎูุฑ ู
ู ุงูููู
ุงูุตูุงุฉ ุฎูุฑ ู
ู ุงูููู
ุงููู ุฃูุจุฑ ุงููู ุฃูุจุฑ ูุง ุฅูู ุฅูุง ุงูููยปโPada shalat subuh, engkau mengucapkan, โAsh-Shalatu khairum minan naum, ash-shalatu khairum minan naum, Allahu akbar, Allahu akbar.โ[2]Diriwayatkan dari Bilal, ia berkataุฃู
ุฑูู ุฑุณูู ุงููู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู
ุฃู ุฃุซูุจ ูู ุงููุฌุฑ ูููุงูู ุฃู ุฃุซูุจ ูู ุงูุนุดุงุกยปโRasulullah Shallallahu alaihi wa sallam memerintahkanku untuk melakukan tatswib pada shalat fajar dan melarangnya pada shalat isya.โ[3]Asy-Syairazy โrahimahullahโ berkata, โDan pada adzan subuh ada tambahan padanya adzan, yaitu setelah โhayya alal falahโ mengucapkan, โash-shalatu khairum minan naumโAn-Nawawi berkata dalam Syarahnya, โAdapun tatswib, yang shahih padanya ada dua riwayat; yang shahih yang disebutkan oleh pengarang dan jumhur bahwa ia sunnah dengan dasar hadis Abu Anas bin Malik berkata, โBagian dari sunnah adalah seorang muadzin berkata pada adzan fajar, โhayya alal falahโ kemudian berkata, โash-shalatu khairum minan naumโ,Allahu akbar, Allahu akbar.โ Diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah dalam shahihnya, Ad-Daruquthny, Al Baihaqy. Al baihaqy berkata, โsanadnya shahihโ[4]Para fukaha sepakat atas tatswib, yaitu tambahan pada adzan shalat fajar setelah al falah, yaitu, โash-shalatu khairum minan naumโ dua kali, mengamalkan yang telah valid dari Bilal, juga dengan dasar sabda Nabi Shallallahu alaihi wa sallam kepada Abu Mahdzurah, โPada shalat subuh, engkau mengucapkan, โAsh-Shalatu khairum minan naum, ash-shalatu khairum minan naum, Allahu akbar, Allahu akbar.โ[5]Dari nukilan-nukilan diatas jelaslah bahwa para ulama menyatakan at-tatswib merupakan sunnah adzan yang hanya dilakukan pada shalat subuh, dan tidak boleh dilakukan pada selain shalat PemahamanSyaikh Muhammad bin Shaleh Al Utsaimin โrahimahullahโ berkata, โSebagian kaum muslimin di zaman ini ada yang menyangka bahwa adzan yang diucapkan padanya dua kalimat ini at-tatswib adalah adzan sebelum fajar. Syubhat mereka dalam hal ini adalah bahwa dalam sebagian riwayat hadis terdapat lafadzุฅุฐุง ุฃุฐูููุช ุงูุฃููููู ูุตูุงุฉ ุงูุตููุจูุญู ููู ุงูุตูุงุฉ ุฎูุฑู ู
ู ุงูููููู
ยปJika engkau adzan yang pertama untuk shalat subuh, maka ucapkanlah, โash-shalatu khairum minan naum.โ[6]Dengan hadis ini mereka menyangka bahwa at-tatswib untuk adzan di akhir malam. Karena mereka menamainya dengan adzan awal. Dan mereka berkata bahwa at-tatswib pada adzan setelah masuk waktu subuh sebagai bidโ katakan Bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, โJika engkau adzan yang pertama untuk shalat subuh.โ, maka di sana disebutkan, โuntuk shalat subuhโ. Sebagaimana diketahui bahwa adzan pada akhir malam itu bukanlah untuk shalat subuh, akan tetapi sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah adalah, โUntuk membangunkan orang yang tidur.โ[7] Adapun shalat subuh, tidak dilakukan adzan untuknya melainkan setelah terbit fajar. Jika adzan dilakukan sebelumnya, maka tidaklah disebut adzan untuk shalat subuh. Dengan dalil sabda Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam, โJika shalat telah datang, maka adzanlah salah seorang diantara kalian.โ Dan diketahui juga bahwa shalat tidak datang kecuali setelah masuk tinggal tersisa masalah pada sabda Nabi, โJika engkau adzan yang pertamaโ. Maka kita katakan, hal itu tidak bermasalah. Karena adzan secara bahasa adalah iโlam pemberitahuan, dan iqamat termasuk iโlam. Maka adzan subuh setelah masuk waktunya disebut adzan awal. Hal ini sebagaimana telah datang secara jelas dalam hadis yang diriwayatkan Muslim dari Aisyah tentang shalat Nabi pada malam hari, โBeliau biasa tidur pada awal malam, dan menghidupkan akhirnya. Jika beliau ada keperluan kepada istrinya, maka beliau menyelesaikannya lalu beliau tidur. Dan ketika panggilan adzan yang pertama beliau bangun dan mandi. Jika beliau tidak junub maka beliau wudhu sebagaimana seseorang wudhu untuk shalat. Kemudian shalat dua rakaat.[8]Maksud dari perkataan Aisyah, โpanggilan yang pertamaโ adalah adzan fajar tanpa keraguan lagi. Disebut pertama karena iqamat sebagai panggilan yang kedua. Sebagaimana sabda Nabi Shallallahu alaihi wa sallam, โAntara dua adzan ada shalat.โ[9]Maksud dua adzan adalah adzan dan iqamat. Maka, selesailah permasalahan lafadz โadzan pertamaโ dan tatswib dilakukan pada adzan saat masuk juga mengatakan bahwa โash-shalatu khairum minan naumโ menunjukkan bahwa yang dimaksud adalah sebelum waktu subuh karena shalat yang dimaksud adalah shalat tahajjud, bukan shalat fardhu. Karena tidak ada perbandingan keutamaan antara shalat fardhu dan tidur. Dan khairiyyah perbandingan dalam kebaikan adalah dalam rangka untuk memotivasi. Hal ini lah juga yang menguatkan bahwa yang dimaksud dengan adzan awal itu adalah adzan pada akhir katakan bahwa anggapan ini disebabkan karena kekeliruan yang pertama. Khairiyyah terkadang digunakan untuk sesuatu yang paling wajib. Sebagaimana firman Allah, โyaitu kamu beriman kepada Allah dan RasulNya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.โ QS. Ash-Shaff [61] 11Allah menyebutkan bahwa iman dan jihad itu khair lebih baik, maksudnya lebih baik bagi kalian dari segala hal yang melenakan kalian berupa perdagangan kalian. Khairiyyah disini antara yang wajib dan yang juga dalam ayat lain Allah berfirman, โHai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jumโat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.โQS. Al Jumuโah [62] 9 Maksudnya adalah lebih baik dari jual beli. Dan diketahui bahwa menghadiri shalat jumat ke mesjid hukumnya wajib. Walau demikian Allah berfirman, โYang demikian itu lebih baik bagimu.โ Dengan demikian, jika melakukan at-tatswib pada adzan sebelum subuh, maka kita katakan, hal itu disyariatkan.โ[10]Wallahu alam, wa shallallahu ala nabiyyinaa Muhammad.โSubang, 9 Ramadhan 1432Penulis Ustadz Abu Khaleed Resa Gunarsa, LcArtikel Al Mughny vol. 2, hal. 61[2] HR Abu Dawud 500, Ahmad 15379, Ibnu Hibban 1682, Al Baihaqy 1831, Dishahihkan Al Albany dalam โMisykat al Mashabihโ no. 645[3] HR Ibnu Majah 715, Ahmad 231914, Didhaifkan Al Albany dalam โIrwa al Ghalilโ no. 235[4] Lihat Al Majmuโ Syarh Al Muhadzdzab vol. 3, hal. 99-100[5] Al Fiqhu Al Islamy wa Adillatuhu, vol. 1, hal. 543[6] HR Abdurrazaq 1821, Ahmad 3/408, Abu Dawud, Kitab Ash-Shalatu, Bab Kaifa Al Adzan, no. 501, An-Nasa`I, Kitab Al Adzan, Bab Adzan fis Safar 2/7, no. 632 dari Abu Mahdzurah [Muhaqqiq Syarh Al Mumtiโ][7] HR Bukhari 621, Muslim 1093 Dari Hadis Ibnu Masโud [Idem][8] HR Bukhari 1146, Muslim 739[9] HR Bukhari 627, Muslim 838 Dari hadis Abdullah bin Buraidah[10] As Syarh Al Mumtiโ alaa Zaad Al Mustaqniโ, vol. 2, hal, 52
PALEMBANG - Lirik Sholawat Assholatu Alan-Nabi Lengkap Arab, Latin dan Artinya untuk Maulid Nabi 1443 Hijriah. Maulid Nabi Tahun 1443 Hijriah jatuh pada tanggal 19 Oktober 2021. Salah satu sholawat yang populer dan sering dibaca pada momen ini adalah sholawat Assholatu Alan-Nabi. Berikut bacaan Sholawat Assholatu Alan-Nabi Lengkap Arab, Latin dan Artinya Sholawat Assholatu Alan-Nabi ๏บ๏ป๏บผ๏ป ๏ปฎ๏บ ๏ป๏ป ๏ฏฝ ๏บ๏ป๏ปจ๏บ๏ฏฝ ๏ปญ๏บ๏ป๏บด๏ปผ๏ปก ๏ป๏ป ๏ฏฝ ๏บ๏ป๏บฎ๏บณ๏ปฎ๏ป Assholaatu alannabii wassalaamu alaar-rosuulSholawat atas Nabi Junjungan dan Salam atas Rasul Sanjungan ๏บ๏ป๏บธ๏ป๏ปด๏ป ๏บ๏ปท๏บ๏ป๏บค๏ฏฝ ๏ปญ๏ปฃ๏บค๏ปค๏บช ๏ป๏บฎ๏บ๏ฏฝ Assyafiiโil abthohii wa Muhammad arobiiNabi yang pemberi Syafaat arenanya luas di padang pasir, Muhamad yang berbangsa Arab. ๏บง๏ปด๏บฎ ๏ปฃ๏ปฆ ๏ปญ๏ป๏บ ๏บ๏ป๏บ๏บฎ๏ฏผ ๏บ๏ป๏ปค๏บธ๏ป๏ป ๏ป๏ฏฝ ๏บ๏ป๏ปฎ๏บญ๏ฏผ Khoiru man wathi-ats-tsaroo almusyaffaโu fiil warooDialah sebaik-baik orang yang memijak bumi, sebaik-baik pemberi syafaat bagi manusia seluruhnya, ๏ปฃ๏ปฆ ๏บ๏ปช ๏บฃ๏ป ๏บ ๏ป๏บฎ๏ฏผ ๏ฎ๏ป ๏ป๏บ๏บช ๏ปฃ๏บฌ๏ปง๏บ Man bihii hullat uroo kulli abdin mudznibidengan berkatnya terhias semua keaiban dari orang yang berdosa. ๏ปฃ๏บ๏ป๏ปช ๏ปฃ๏ปฆ ๏ปฃ๏บธ๏บ๏ปช ๏ป๏บ๏บฏ ๏บ๏ปฃ๏บ๏ปช ๏บ๏ปช
asholatu imadudin tulisan arab